Alamanda

teluk sunyi
teluk sunyi tenang
rindu seram
menjadi rindu yang menakutkan
dusta telah merah
mungkin kekal menangkap isyarat pohon2 dan kerlip tenda2
aku membelantara di tengah tulang dan daun
masa depan adalah
wajahku yang lebam
mataku yang nanar
ditembak lampu kristal dari jarak 2 centi
cakar kata2 memetakan kenyataan
pekik deru menujah bak halilintar
menanda waktu dhuha
kepada jasad yang haus lapar
kepada ruh yang damba fatamorgana
karat mata sangkur menunggu hujan yang hampir tiba
Ya Allah
dengan air mata ini
sucikanlah jiwa kami

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s